Jumat, 01 Agustus 2014

Silaturahmi



Assalammualaikum Wr.Wb

Hai semua. Gimana mudiknya ? lancar, macet atau sedang-sedang saja. Semoga tetap happy ya. Oh ya, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari raya idul fitri, kembali ke fitrah membuat keberkahan untuk semuanya. Amin ya robbal alamin.
Seminggu sebelum lebaran sudah banyak yang mudik. Entah pakai kereta api, kapal laut, pesawat, mobil pribadi, bus, atau sepeda motor. Tujuan yang paling sering, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang da kota-kota besar. Semua perantau di ibukota, mengusahakan diri untuk pulang agar bertemu dengan sanak keluarga. Menjalin silaturahmi.


Nah, berhubungan dengan adanya lebaran, saya ingin membahas pentingnya silaturahmi bagi Islam.
Apa sih silaturahmi ? Silaturahim berasal dari Bahasa Arab, yaitu dari kata shilah dan ar-rahim. Kata shilah adalah bentuk mashdar dari kata washola-yashilu yang berarti ‘sampai, menyambung’. ar-Raghib al-Asfahani berkata, “yaitu menyatunya beberapa hal, sebagian dengan yang lain.” (al-Mufradat fi Gharibil Qur-an, hal. 525)
Adapun kata ar-rahim, Ibnu Manzhur rahimahullah berkata, “adalah hubungan kekerabatan, yang asalnya adalah tempat tumbuhnya janin di dalam perut.” (Lisanul ‘Arab)

Jadi, silaturrahim artinya adalah ‘menyambung tali persaudaraan kepada kerabat yang memiliki hubungan nasab’.

Allah SWT, memerintahkan bahwa kita harus menyambung tali silaturahmi dan mengharamkan memutuskan tali silaturahmi. Silaturahmi, sangat penting walaupun hanya mengucapkan salam.
QS. An- nisa ayat 1




Telah diterangkan dengan jelas bahwa Allah memerintahkan kita semua untuk saling silaturahmi. Kok kita disuruh silaturahmi ? Ya, dari silaturahmi dapat mendatangkan keberkahan tersendiri. 
 
Yang pertama adalah dapat diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa yang senang diluaskan rizqinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahim.” (HR. al-Bukhari no. 5986 dan Muslim no. 2557)

Yang kedua, penyebab utama masuk surga dan jauh dari neraka

Dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya seorang laki-laki berkata, “Ya Rasulullah, ceritakanlah kepadaku amalan yang memasukkan aku ke dalam Surga dan menjauhkan aku dari Neraka.” Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
”Engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan menyambung tali silaturahmi.” (HR. al-Bukhari no. 1396 dan Muslim no. 13)

Lalu, amalan yang paling dicintai oleh Allah

Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, “Ya Rasulullah, amalan apa yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “Beriman kepada Allah.” Dia bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau menjawab, “Kemudian menyambung silaturahmi.” (Shahih at-Targib wa at-Tarhib no. 2522)

Sesibuk apapun diri kita, kita harus bisa menyambung silaturahmi. Dengan adanya idul Fitri, silaturahmilah kepada keluarga. Bukan pas idul fitri saja, setiap saat, ada waktu luang, cukup dengan telepon saja sudah menyambung silaturahmi.

Wassalammualaikum Wr.Wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Posts

Introduction