Sabtu, 12 April 2014

TAJAMNYA SILATAN LISAN


TAJAMNYA SILATAN LISAN
ILUSTRASi :
                Di kisahkan di suatu daerah terdapat 1 keluarga yang memiliki 1 anak saja. Ia bernama Ala. Kedua orang tuanya berkehidupan berlebihan sehingga apa yang diinginkannya selalu terpenuhi. Sayangnya ayahnya tak sebaik seperti ayah lainnya. Shalat jarang, terutama shubuh. Yang rajin shalat shubuh pada saat hari kerja saja. Dan memiliki sifat yang buruk. Semua teman-temannya tidak mengetahui sifat buruk bapaknya. Ia selalu menutupi aib bapaknya di depan teman-temannya. Suatu ketika, ayah Ala memerintahkan untuk mengambil pisau, karena Ala tidak tau dimana letak pisau itu,ia dimarahi seperti ini : “Goblok kamu, kamu di sekolahkan nggak pinter-pinter, goblok-goblok” sontak Ala pun menahan air matanya untuk tidak menangis dan selalu bilang aku pasti kuat. Ala pun berdoa semoga lisan ayahnya kepada dirinya tak seperti itu lagi.
                Itu ada sedikit cerita. Apa sih lisan ? lisan adalah pembicaraan atau perkataan seseorang. Terkadang kita tidak dapat mengendalikan lisan kita. Mau bukti ? iya, ngomong asal ceplos itu adalah salah satu buktinya. Langsung keluar saja tanpa bisa di rem. Seseorang yang dapat menjaga lisannya dapat diterima dengan baik di lingkungannya dan sebaliknya tidak bisa menjaga lisan, akan dikucilkan di lingkungannya. Hmm, nauzubillah minzalik.
                Bahaya yang ditimbulkan apabila lisan yang tidak dapat dijaga dapat menyakiti perasaan orang lain. Hmm, biasanya terjadi tidak disengaja. Lisan juga dapat menimbulkan kesalahpahaman. Terkadang penyampaian yang menurut kita sudah benar tetapi orang yang menerima menjadi salah pengertian.
                Hendaknya seorang muslim dapat menjaga lisannya dengan baik. Bagaimanapun, lisan aalah hal yang sangat berbahaya. Sehingga silatannya dapat menimbulkan luka yang mendalam. Kita harus ingat, bahwa kita selalu diawasi oleh Malaikat Rakib dan Atid. Teruslah berkata yang memberikan manfaat kepada orang lain dan hindari berbicara yang tidak penting atau ghibah. Saya mempunyai 1 buah pepatah buat para readers : Hidup ini nan terasa indah ketika sang muslimah selalu menjaga lisannya dari kemaksiatan.
Hadist keharusan menjaga lisan :
Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau – kalau tidak dapat berkata yang baik, hendaklah ia berdiam diri saja.” (Muttafaq ‘alaih)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Posts

Introduction